Tips Editing Video untuk Pemula dengan Aplikasi Gratis

Tips Editing Video untuk Pemula dengan Aplikasi Gratis

Di era digital yang serba cepat ini, kemampuan editing video telah menjadi keterampilan yang sangat berharga. Baik Anda ingin membuat konten untuk media sosial, proyek sekolah, atau sekadar mengabadikan momen spesial bersama keluarga dalam bentuk video yang menarik, kemampuan editing video dasar merupakan skill yang wajib dikuasai.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya mahal atau menjadi ahli desain grafis untuk dapat membuat video yang menarik. Saat ini, tersedia banyak aplikasi editing video gratis yang dirancang khusus untuk pemula dengan antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly). Dua di antaranya yang paling populer adalah CapCut dan Canva.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi langkah demi langkah proses editing video dasar menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Panduan ini akan membantu Anda memahami konsep dasar editing video, fitur-fitur penting yang perlu dikuasai, dan tips praktis untuk menghasilkan video berkualitas meskipun Anda masih pemula. Mari kita mulai perjalanan editing video Anda!

Daftar Isi

Memahami Dasar-Dasar Editing Video

Sebelum kita membahas aplikasi spesifik, penting untuk memahami beberapa konsep dasar editing video. Pemahaman yang baik tentang konsep-konsep ini akan memudahkan Anda saat menggunakan aplikasi editing video apa pun.

1. Timeline

Timeline adalah area kerja utama dalam proses editing video. Di sinilah Anda menempatkan dan mengatur klip video, audio, teks, dan efek lainnya secara berurutan. Timeline biasanya terletak di bagian bawah antarmuka aplikasi dan menunjukkan durasi masing-masing elemen serta posisi mereka dalam video.

2. Trim dan Cut

  • Trim: Proses memotong bagian awal atau akhir dari klip video untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan.
  • Cut: Proses memotong klip video menjadi dua bagian terpisah, biasanya untuk menyisipkan konten lain di antara keduanya atau menghapus bagian tengah.

3. Transisi

Transisi adalah efek visual yang digunakan untuk menjembatani perpindahan dari satu klip ke klip lainnya. Beberapa transisi populer antara lain:

  • Fade (memudar)
  • Dissolve (melebur)
  • Wipe (menyapu)
  • Slide (menggeser)
  • Zoom (memperbesar/memperkecil)

Transisi yang baik dapat membuat video Anda terasa lebih mulus dan profesional, namun jangan berlebihan dalam penggunaannya.

4. Layer

Layer atau lapisan memungkinkan Anda menumpuk berbagai elemen seperti video, gambar, teks, dan efek visual di atas satu sama lain. Konsep ini penting dipahami untuk menciptakan video yang kompleks dengan berbagai elemen visual yang saling berinteraksi.

5. Audio Editing

Editing audio merupakan bagian penting dari proses editing video. Ini mencakup penyesuaian volume, menambahkan musik latar, efek suara, dan memastikan semua elemen audio berjalan mulus tanpa gangguan.

6. Color Correction dan Grading

  • Color Correction: Proses memperbaiki warna dalam video untuk memastikan konsistensi antar klip.
  • Color Grading: Proses menambahkan nuansa warna tertentu untuk menciptakan mood atau atmosfer yang diinginkan dalam video.

7. Rendering

Rendering adalah proses akhir di mana aplikasi menggabungkan semua elemen editing (video, audio, efek, dll.) menjadi satu file video final yang siap dibagikan atau diunggah.

Mengenal Aplikasi CapCut

CapCut adalah aplikasi editing video gratis yang dikembangkan oleh ByteDance, perusahaan di balik TikTok. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat mobile (Android dan iOS) dan juga memiliki versi web yang dapat diakses melalui browser.

Kelebihan CapCut

  1. Antarmuka Intuitif: Dirancang khusus untuk pemula dengan tampilan yang tidak membingungkan.
  2. Fitur Lengkap: Meskipun gratis, CapCut menawarkan fitur yang cukup komprehensif untuk editing video dasar hingga menengah.
  3. Template Siap Pakai: Tersedia berbagai template yang dapat digunakan untuk mempercepat proses editing.
  4. Efek dan Filter Beragam: Menyediakan banyak pilihan efek, filter, dan stiker yang dapat meningkatkan tampilan video.
  5. Auto Captions: Fitur pengenalan suara otomatis yang dapat mengubah ucapan menjadi teks.
  6. Perpustakaan Musik: Koleksi musik bebas royalti yang dapat digunakan sebagai latar belakang video.
  7. Ekspor Berkualitas Tinggi: Mendukung ekspor video hingga resolusi 4K.

Cara Mengunduh dan Menginstal CapCut

Untuk Perangkat Mobile:

  1. Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  2. Cari “CapCut” di kolom pencarian.
  3. Pilih aplikasi CapCut yang dikembangkan oleh ByteDance.
  4. Tap tombol “Install” atau “Get” untuk mengunduh dan menginstal aplikasi.
  5. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi dan ikuti petunjuk awal untuk menyiapkan akun (opsional).

Untuk Versi Web:

  1. Buka browser web Anda.
  2. Kunjungi situs resmi CapCut di www.capcut.com.
  3. Klik tombol “Edit Online” untuk memulai.
  4. Anda dapat langsung menggunakan versi web tanpa membuat akun, tetapi membuat akun akan memungkinkan Anda menyimpan proyek dan mengaksesnya dari perangkat mana pun.

Tutorial Editing dengan CapCut

Sekarang kita akan mempelajari langkah-langkah dasar editing video menggunakan CapCut.

Langkah 1: Memulai Proyek Baru

  1. Buka aplikasi CapCut.
  2. Pada layar beranda, tap tombol “Proyek Baru” atau ikon “+” di bagian bawah layar.
  3. Pilih video, gambar, atau aset lain yang ingin Anda tambahkan ke proyek dari galeri perangkat Anda.
  4. Setelah memilih semua aset, tap tombol “Tambahkan” atau “Next” untuk melanjutkan.

Langkah 2: Mengedit Timeline dan Menyusun Klip

  1. Timeline akan muncul di bagian bawah layar, menampilkan semua klip yang telah Anda tambahkan.
  2. Untuk mengubah urutan klip, tekan dan tahan klip yang ingin dipindahkan, kemudian seret ke posisi yang diinginkan.
  3. Untuk memperpanjang durasi klip (terutama untuk gambar), tekan dan tahan ujung klip, kemudian seret ke kanan untuk memperpanjang atau ke kiri untuk memperpendek.

Langkah 3: Memotong dan Membagi Klip

  1. Pilih klip yang ingin diedit pada timeline.
  2. Untuk memotong (trim) klip:
    • Tekan dan tahan tepi klip, kemudian seret ke dalam untuk memotong bagian awal atau akhir.
    • Alternatifnya, gunakan opsi “Split” atau “Trim” dari menu editing yang muncul.
  3. Untuk membagi (cut) klip:
    • Geser penanda waktu (garis vertikal) ke posisi di mana Anda ingin membagi klip.
    • Tap tombol “Split” atau gunakan ikon gunting pada toolbar.

Langkah 4: Menambahkan Transisi

  1. Pilih ruang di antara dua klip pada timeline.
  2. Tap tombol “Transisi” yang muncul di antara klip tersebut.
  3. Pilih jenis transisi yang diinginkan dari galeri transisi.
  4. Atur durasi transisi dengan menyeret ujungnya atau menggunakan slider durasi.
  5. Tap “Apply” atau “OK” untuk menerapkan transisi.

Langkah 5: Menambahkan Teks dan Keterangan

  1. Tap tombol “Teks” di toolbar bawah atau samping.
  2. Pilih gaya teks yang diinginkan dari galeri gaya.
  3. Ketik teks Anda pada area yang muncul.
  4. Sesuaikan properti teks seperti ukuran, warna, font, dan posisi menggunakan menu editing teks.
  5. Untuk animasi teks, gunakan opsi “Animation” atau “Style” pada menu teks.
  6. Atur durasi teks dengan menyeret ujung klip teks pada timeline.

Langkah 6: Menambahkan Musik dan Efek Suara

  1. Tap tombol “Audio” atau “Sound” di toolbar.
  2. Pilih dari kategori yang tersedia:
    • “Sounds”: Efek suara pendek
    • “Music”: Musik bebas royalti
    • “Extract”: Mengekstrak audio dari klip video
    • “Record”: Merekam suara Anda sendiri
  3. Setelah memilih audio, Anda dapat:
    • Mengatur volume dengan slider volume
    • Memotong audio dengan menyeret ujungnya di timeline
    • Menambahkan fade in/out melalui opsi “Fade”
    • Mengatur kecepatan audio

Langkah 7: Menerapkan Efek dan Filter

  1. Pilih klip yang ingin diberi efek pada timeline.
  2. Tap tombol “Effects” atau “Filters” di toolbar.
  3. Jelajahi kategori efek yang tersedia dan pilih yang diinginkan.
  4. Sesuaikan intensitas efek menggunakan slider yang tersedia.
  5. Untuk menerapkan efek ke seluruh video, gunakan opsi “Apply to All”.

Langkah 8: Menyesuaikan Kecepatan Video

  1. Pilih klip yang ingin disesuaikan kecepatannya.
  2. Tap tombol “Speed” atau “Adjust” di toolbar.
  3. Sesuaikan kecepatan menggunakan slider:
    • Nilai di bawah 1x akan memperlambat video
    • Nilai di atas 1x akan mempercepat video
  4. Untuk efek khusus seperti slow motion pada bagian tertentu, gunakan opsi “Curve” atau “Time” untuk menyesuaikan kecepatan pada titik-titik spesifik.

Langkah 9: Mengekspor Video Final

  1. Setelah selesai mengedit, tap tombol “Export” atau “Share” di kanan atas layar.
  2. Pilih resolusi yang diinginkan (semakin tinggi resolusi, semakin baik kualitas video, tetapi ukuran file juga semakin besar).
  3. Pilih frame rate (fps) yang diinginkan.
  4. Tap “Export” dan tunggu proses rendering selesai.
  5. Setelah selesai, Anda dapat langsung membagikan video ke platform media sosial atau menyimpannya ke galeri perangkat.

Mengenal Aplikasi Canva

Canva adalah platform desain grafis online yang juga menawarkan fitur editing video yang kuat. Meskipun lebih dikenal sebagai alat untuk membuat desain grafis, fitur editing video Canva sangat cocok untuk pemula karena antarmukanya yang intuitif dan berbagai template yang tersedia.

Kelebihan Canva untuk Editing Video

  1. Pendekatan All-in-One: Canva memungkinkan Anda membuat video sekaligus mendesain elemen grafis dalam satu platform.
  2. Template Profesional: Ribuan template video siap pakai untuk berbagai kebutuhan (presentasi, media sosial, iklan, dll.).
  3. Aset Gratis: Banyak stok gambar, video, dan elemen desain gratis yang dapat digunakan.
  4. Kolaborasi Tim: Fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa orang bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan.
  5. Perpustakaan Brand Kit: Menyimpan palet warna, font, dan logo untuk konsistensi branding.
  6. Antarmuka Drag-and-Drop: Sangat mudah digunakan, bahkan untuk pemula sekalipun.
  7. Akses Lintas Platform: Dapat diakses melalui web browser, aplikasi desktop, atau aplikasi mobile.

Cara Mengakses Canva

Melalui Web Browser:

  1. Buka browser web Anda.
  2. Kunjungi situs www.canva.com.
  3. Daftar akun baru atau masuk menggunakan akun Google, Facebook, atau Apple.
  4. Versi gratis sudah mencakup banyak fitur editing video dasar.

Melalui Aplikasi Mobile:

  1. Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  2. Cari “Canva” di kolom pencarian.
  3. Unduh dan instal aplikasi.
  4. Buka aplikasi dan masuk atau buat akun baru.

Tutorial Editing dengan Canva

Mari kita pelajari langkah-langkah dasar untuk mengedit video menggunakan Canva.

Langkah 1: Memulai Proyek Video Baru

  1. Masuk ke akun Canva Anda.
  2. Di dashboard, klik tombol “Create a design” atau “+” di kanan atas.
  3. Pilih opsi “Video” dari menu dropdown atau cari “Video” di kotak pencarian.
  4. Pilih ukuran video yang diinginkan (misalnya 16:9 untuk YouTube, 9:16 untuk Stories, 1:1 untuk feed Instagram).
  5. Anda juga dapat memilih template yang sudah ada dengan mengklik tab “Templates” dan mencari template video yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Langkah 2: Menambahkan dan Mengatur Konten Video

  1. Untuk menambahkan klip video:
    • Klik tab “Uploads” di panel kiri, lalu klik “Upload media” untuk mengunggah video dari perangkat Anda.
    • Atau gunakan tab “Elements” dan pilih “Videos” untuk menggunakan stok video dari Canva.
  2. Seret dan letakkan klip video ke kanvas.
  3. Untuk mengatur durasi klip, klik klip video pada timeline di bagian bawah, kemudian seret tepi klip untuk memperpanjang atau memperpendek.
  4. Untuk mengubah urutan klip, seret klip ke posisi yang diinginkan pada timeline.

Langkah 3: Memotong dan Mengedit Klip Video

  1. Pilih klip video yang ingin diedit pada kanvas atau timeline.
  2. Untuk memotong klip:
    • Klik tombol “Trim” yang muncul di toolbar atas.
    • Gunakan slider di kedua ujung untuk menentukan titik awal dan akhir klip.
    • Klik “Done” untuk menerapkan perubahan.
  3. Untuk membagi klip:
    • Geser penanda waktu ke posisi yang diinginkan.
    • Klik ikon “Split” (biasanya bergambar gunting) di toolbar.

Langkah 4: Menambahkan Elemen Grafis dan Teks

  1. Klik tab “Elements” di panel kiri untuk menambahkan berbagai elemen grafis:
    • Shapes (bentuk)
    • Lines (garis)
    • Graphics (grafik)
    • Frames (bingkai)
    • Grids (kisi)
  2. Untuk menambahkan teks:
    • Klik tab “Text” di panel kiri.
    • Pilih salah satu gaya teks yang tersedia atau klik “Add a heading/subheading/text” untuk memulai dengan teks kosong.
    • Ketik teks Anda dan format sesuai kebutuhan (font, ukuran, warna, dll.).
  3. Untuk animasi teks dan elemen:
    • Pilih elemen yang ingin dianimasikan.
    • Klik tombol “Animate” di toolbar atas.
    • Pilih jenis animasi dari galeri yang tersedia.
    • Atur durasi dan timing animasi.

Langkah 5: Menambahkan Musik dan Audio

  1. Klik tab “Audio” di panel kiri.
  2. Pilih salah satu opsi:
    • “Music”: Musik bebas royalti dari perpustakaan Canva.
    • “Uploads”: Unggah file audio Anda sendiri.
    • “Voiceover”: Rekam narasi langsung.
  3. Klik tombol “+” atau seret file audio yang dipilih ke timeline.
  4. Untuk mengedit audio:
    • Klik file audio pada timeline.
    • Gunakan slider volume untuk menyesuaikan kekerasan suara.
    • Seret tepi klip audio untuk mengubah durasi atau posisinya.
    • Gunakan opsi “Fade in” dan “Fade out” untuk menciptakan efek peralihan audio yang halus.

Langkah 6: Menambahkan Transisi dan Efek

  1. Untuk menambahkan transisi antar halaman atau klip:
    • Klik tombol “⋮” (titik tiga vertikal) di antara dua halaman pada timeline.
    • Pilih jenis transisi dari galeri yang tersedia.
  2. Untuk menambahkan efek pada klip video:
    • Pilih klip video pada kanvas.
    • Klik tab “Edit” di toolbar atau panel kanan.
    • Gunakan slider dan opsi yang tersedia untuk menyesuaikan:
      • Brightness (kecerahan)
      • Contrast (kontras)
      • Saturation (saturasi)
      • Filter dan efek lainnya

Langkah 7: Menambahkan Halaman atau Scene Baru

  1. Untuk menambahkan halaman baru:
    • Klik tombol “+” di samping halaman terakhir pada timeline.
    • Atau gunakan pintasan keyboard Shift+P.
  2. Setiap halaman dapat berisi kombinasi video, gambar, teks, dan elemen lainnya.
  3. Anda dapat mengatur durasi setiap halaman secara independen.

Langkah 8: Meninjau dan Memutar Preview Video

  1. Untuk memutar preview video Anda:
    • Klik tombol “Play” di toolbar atas atau di timeline.
    • Gunakan tombol “Loop” untuk memutar video berulang-ulang saat meninjau.
  2. Periksa timing dan transisi untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar.
  3. Pastikan elemen audio dan visual berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Langkah 9: Mengunduh dan Membagikan Video Final

  1. Setelah selesai mengedit, klik tombol “Download” di kanan atas layar.
  2. Pilih format file (MP4 direkomendasikan untuk video).
  3. Pilih kualitas video yang diinginkan.
  4. Klik “Download” dan tunggu proses rendering selesai.
  5. Alternatifnya, Anda dapat langsung membagikan video ke platform media sosial atau membagikan link Canva dengan mengklik tombol “Share”.

Tips Umum untuk Editing Video Berkualitas

Berikut adalah beberapa tips praktis yang dapat membantu Anda membuat video berkualitas meskipun Anda masih pemula:

1. Rencanakan Sebelum Mengedit

Sebelum mulai mengedit, luangkan waktu untuk merencanakan struktur video Anda:

  • Buat storyboard sederhana
  • Tentukan pesan utama yang ingin disampaikan
  • Urutkan klip dalam alur cerita yang logis
  • Identifikasi bagian mana yang perlu penekanan khusus

2. Kuasai Shortcut Keyboard

Mempelajari shortcut keyboard dapat mempercepat proses editing secara signifikan. Beberapa shortcut umum yang berguna:

  • Spacebar: Play/Pause video
  • J, K, L: Mundur, Pause, Maju (pada banyak aplikasi editing)
  • B: Alat pisau/split tool
  • C: Alat crop
  • Z: Undo

3. Gunakan Aturan Rule of Thirds

Rule of Thirds adalah prinsip komposisi dasar di mana frame dibagi menjadi sembilan bagian yang sama dengan dua garis horizontal dan dua garis vertikal. Subjek utama sebaiknya ditempatkan di persimpangan garis-garis ini untuk komposisi yang lebih menarik.

4. Perhatikan Kontinuitas

Kontinuitas berarti menjaga konsistensi visual antar shot. Perhatikan:

  • Pencahayaan yang konsisten
  • Sudut kamera yang masuk akal
  • Pakaian dan properti yang sama antar shot yang berurutan
  • Arah gerakan yang konsisten

5. Gunakan Jump Cut dengan Bijak

Jump cut (potongan langsung dari satu shot ke shot lainnya tanpa transisi) bisa efektif untuk:

  • Menghilangkan jeda yang tidak perlu
  • Mempercepat tempo video
  • Menciptakan efek dinamis

Namun, penggunaan yang berlebihan dapat membuat penonton pusing atau bingung.

6. Perhatikan Audio

Audio yang buruk dapat merusak video yang secara visual bagus:

  • Pastikan level audio konsisten antar klip
  • Hindari perubahan volume yang drastis
  • Gunakan background music dengan volume yang tidak mengalahkan suara utama
  • Tambahkan fade in/out pada audio untuk transisi yang halus

7. Gunakan B-Roll

B-Roll adalah footage tambahan yang menunjukkan konteks atau detail yang mendukung narasi utama. Ini berguna untuk:

  • Menutupi jump cut
  • Memberikan konteks visual
  • Menambah dimensi dan kedalaman pada cerita Anda
  • Mengilustrasikan apa yang sedang dibicarakan

8. Pertimbangkan Ritme dan Pace

Ritme editing dapat memengaruhi mood dan energi video:

  • Potongan cepat menciptakan energi dan kegembiraan
  • Potongan lambat menciptakan ketegangan atau ketenangan
  • Variasikan ritme untuk menjaga minat penonton

9. Gunakan Color Grading dengan Konsisten

Color grading dapat mengubah mood video secara dramatis:

  • Gunakan preset yang sama untuk seluruh video
  • Jika mengubah warna, lakukan dengan konsisten
  • Pastikan warna kulit terlihat natural dan tidak berubah-ubah

10. Jangan Berlebihan dengan Efek

Salah satu kesalahan pemula adalah menggunakan terlalu banyak efek:

  • Pilih 1-2 efek visual yang mendukung cerita
  • Gunakan transisi sederhana dan konsisten
  • Ingat bahwa konten yang baik lebih penting daripada efek yang mencolok

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Saat Anda mulai perjalanan editing video, waspadai beberapa kesalahan umum berikut:

1. Terlalu Banyak Transisi

Menggunakan berbagai jenis transisi dalam satu video dapat membuat hasil akhir terlihat amatir dan mengganggu. Sebaiknya pilih 1-2 jenis transisi dan gunakan secara konsisten.

2. Mengabaikan Keseimbangan Audio

Ketidakseimbangan audio seperti musik yang terlalu keras dibandingkan narasi atau perubahan volume yang tiba-tiba dapat mengalihkan perhatian penonton. Selalu periksa level audio secara menyeluruh.

3. Durasi Terlalu Panjang

Video yang terlalu panjang dapat membuat penonton bosan. Usahakan untuk memotong konten yang tidak perlu dan hanya menyisakan bagian-bagian penting.

4. Overexposure atau Underexposure

Video yang terlalu terang (overexposed) atau terlalu gelap (underexposed) dapat mengurangi kualitas visual. Gunakan fitur koreksi warna untuk memperbaiki masalah pencahayaan.

5. Stabilitas Gambar yang Buruk

Footage yang bergoyang dapat membuat penonton pusing. Gunakan fitur stabilisasi video yang tersedia di CapCut dan Canva untuk memperbaiki footage yang tidak stabil.

6. Teks yang Sulit Dibaca

Teks yang terlalu kecil, font yang tidak jelas, atau kontras warna yang buruk dapat membuat teks sulit dibaca. Pastikan teks Anda cukup besar dan memiliki kontras yang baik dengan latar belakang.

7. Mengabaikan Aspek Ratio

Menggunakan aspek ratio (rasio aspek) yang salah untuk platform tujuan dapat menghasilkan video yang terpotong atau memiliki black bar (garis hitam) di sisinya. Pastikan Anda menggunakan rasio aspek yang sesuai:

  • YouTube: 16:9
  • Instagram feed: 1:1 atau 4:5
  • Instagram/TikTok Stories dan Reels: 9:16

8. Konten Berhak Cipta

Menggunakan musik, gambar, atau video berhak cipta tanpa izin dapat menyebabkan video Anda dihapus atau bahkan dituntut secara hukum. Gunakan konten bebas royalti atau yang memiliki lisensi Creative Commons.

9. Mengabaikan Call-to-Action

Jika video Anda memiliki tujuan tertentu (misalnya meningkatkan penjualan atau mendorong interaksi), jangan lupa untuk menyertakan call-to-action yang jelas di akhir video.

10. Tidak Melakukan Preview Final

Selalu tinjau keseluruhan video sebelum mengekspornya untuk memastikan tidak ada kesalahan atau masalah teknis yang terlewat.

Kesimpulan

Editing video mungkin terdengar menakutkan bagi pemula, tetapi dengan aplikasi user-friendly seperti CapCut dan Canva, prosesnya menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan. Kedua aplikasi ini menawarkan fitur yang cukup untuk membuat video berkualitas tanpa biaya, sehingga ideal bagi siapa pun yang ingin memulai perjalanan editing video.

Ingatlah bahwa seperti keterampilan lainnya, editing video membutuhkan latihan untuk dikuasai. Jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai fitur dan teknik yang telah kita bahas dalam artikel ini. Dengan sedikit kesabaran dan kreativitas, Anda akan segera dapat membuat video yang menarik dan profesional meskipun masih pemula.

Mulailah dengan proyek sederhana dan tingkatkan kompleksitasnya secara bertahap. Belajarlah dari kesalahan dan terus mengasah keterampilan Anda. Sebelum Anda menyadarinya, Anda akan memiliki portofolio video yang mengesankan yang dapat Anda bagikan dengan bangga.

Selamat mengedit dan berkreasi!

Referensi dan Sumber Daya Tambahan

Previous Article

Panduan Memulai Channel YouTube dari Nol hingga Monetisasi

Next Article

5 Strategi Monetisasi YouTube Selain AdSense yang Wajib Dicoba

Berlangganan Newsletter kami

Berlanggananlah buletin email kami untuk mendapatkan kiriman posting terbaru langsung ke email Anda.
Inspirasi murni, tanpa spam ✨